Selasa, 13 April 2010

Desain-Desain Rumah Ramah Lingkungan Masa Depan

Seperti apa kota di masa depan? Arsitek-arsitek di MAD punya konsepnya. Mereka punya model konseptual untuk Huaxi Citi Centre di Guiyang, China. Konsep peduli lingkungan dipadu dengan teknologi modern terkini di abad 21.

"Konsep kota tidak lagi ditentukan oleh logika revolusi industri yaitu kecepatan, keuntungan dan efisiensi, tapi sudah harus mengikuti aturan alam"

Menurut Dezeen architecture and design magazine, perkembangan perkotaan di China 15 tahun terkahir banyak dipengaruhi oleh konsep-konsep pro-industri yang kurang terkonsep baik, tidak beraturan, dan "tidak punya hati". Proyek Huaxi diklaim memadukan kebutuhan manusia moderen dengan dunia lingkungan di sekitarnya. Dengan proyeksi bahwa 200 hingga 400 kota baru yang akan dibangun di China di 20 tahun yang akan datang, sepertinya konsep yang peduli lingkungan ini sangatlah bagus.
Bekerja sama dengan Shanghai Tongji Urban Planning and Design Institute, Studio 6, MAD mengembagkan suatu master plan untuk kota Huaxi. Mereka mengundang 10 kantor arsitektur energik untuk mengikuti workshop 3 hari untuk mempelajari bagaimana memadukan unsur-unsur lingkungan dan budaya dalam desain mereka untuk dirumuskan ke dalam satu master plan.

Desain oleh MAD (China):















Kamis, 08 April 2010

Sudah tiga tahun aku di SMP Negeri 1 Banjarnegara
Ini saat-saat menjelang akhir
dimana aku ikut ujian praktek TIK

Meski sedikit tegang aku merasa bahagia
sebab ternyata ujian ini sangat mudah bagiku.

----------------- Salam kenal aku yang sedang ujian ---

Pembaca Masa Depan Teknologi Manusia



Raymond Kurzweil,62,telah membuat ratusan prediksi ilmiah berkaitan dengan akselerasi teknologi dan perkembangan inteligensi pada abad ke-21.Dia pun menyebut dirinya sebagai pembaca masa depan teknologi manusia.


SEJARAH telah membuktikan prediksinya.Dia berhasil memprediksi Uni Soviet bakal hancur. Begitu pula prediksinya tentang perkembangan pesat internet yang terbukti benar. Kini dia sering memprediksi beberapa teknologi yang akan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang.

Ke depan, menurut Kurzweil,komputer akan benar benar menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Akses internet tersedia di manamana. Telepon seluler (ponsel) akan dibuat menjadi satu kesatuan dengan pakaian manusia. Pada 2014, Kurzweil memprediksi robot pembersih rumah akan menjadi suatu hal yang lumrah. Pada 2020, komputer akan memiliki kekuatan yang sama seperti otak manusia. Bentuk komputer akan semakin kecil. Pada tahun tersebut, teknologi medis akan berkembang ribuan kali lebih maju dibandingkan saat ini.

Adapun pada 2045, komputer senilai USD1.000 lebih cerdas dibandingkan manusia. Dia sangat percaya,mesin cerdas yang menyamai manusia akan tercipta. Kurzweil sangat yakin, mesin tersebut nantinya memiliki kemampuan penalaran, berpengetahuan, mampu belajar, terampil berbahasa, bergerak, serta berkreativitas tinggi. Selanjutnya, era pasca-2045 disebut Kurzweil sebagai “kebangkitan” alam semesta lantaran mesin mampu menyatu dengan alam. Kurzweil memprediksi, mesin dapat memiliki kemampuan untuk membuat planet seukuran komputer pada 2099. Kontroversi lain yang pernah dikemukakan Kurzweil adalah kemampuan manusia bisa menjalani hidup abadi dalam waktu 20 tahun mendatang melalui nanoteknologi.

Nanoteknologi dapat membantu agar tubuh manusia bisa terus bekerja,khususnya dalam pemahaman tentang gen-gen tubuh.Teori tersebut disebut Law of Accelerating Return. Keberadaan teori tersebut memungkinkan pembuatan pankreas dan penanaman syaraf. “Teknologi akan membuat kita hidup selamanya,” paparnya kepada Telegraph. Dia mengemukakan,nanobot akan menggantikan sel-sel darah dan bekerja lebih efektif. Dengan penuh keyakinan dia mengatakan, dalam kurun 25 tahun mendatang, manusia dapat berlari dalam ajang Olimpiade selama 15 menit tanpa mengambil napas. Manusia juga mampu menyelam selama empat jam tanpa oksigen. Pada 2050,Kurzweil yakin,teknologi mengizinkan otak manusia berpindah ke tubuh robot.

Keabadian pun menjadi kenyataan bagi manusia.Kurzweil menerangkan, jantung manusia di masa depan dapat beristirahat.Pasalnya,kerja jantung dapat digantikan oleh robot yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Prediksi yang dikemukakan Kurzweil bukan sekadar prediksi layaknya bualan para peramal.Ramalan tentang teknologi masa depan tersebut diungkapkan Kurzweil dalam berbagai bukunya seperti The Age of Intelligent Machines, The 10% Solution for a Healthy Life, How to Eliminate Virtually All Risk of Heart Disease and Cancer, dan buku paling laris karyanya The Age of Spiritual Machines, When Computers Exceed Human Intelligence. Pada Oktober tahun lalu,Kurzweil pun meraih penghargaan The Economist’s Innovation Awards dalam kategori komputer dan telekomunikasi.

Pada 2002, dia meraih USD500.000 atas penghargaan Medali Nasional Teknologi yang diberikan oleh mantan Presiden AS Bill Clinton. Pada 1988, dia mendapatkanjulukan “penemutahunini”oleh Museum Ilmu Pengetahuan Boston. Kurzweil telah menerapkan kemajuan teknologi elektronik dasar untuk merintis berbagai produk inovatif dalam bidang pengenalan karakter optik,musik,teks sintesis, dan medis.Kurzweil dipuji karena mampu mengembangkan teknologi yang sukses secara komersial dan merangsang teknologi lain. Bagi Kurzweil, manusia harus berbagi ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masa depan.

Tanpa kenal lelah, dia pun berusaha untuk mengembangkan model dan strategi informasi dan teknologi komunikasi untuk masyarakat di seluruh dunia.“Saya berharap semakin banyak orang yang mengembangkan dan menemukan teknologi baru,” paparnya seperti dikutip dari The Economist. Pria kelahiran 12 Februari 1948 ini memang ilmuwan yang sangat cerdas. Bayangkan saja, pada usia 15 tahun, dia telah menulis program komputer yang digunakan oleh peneliti di IBM.Program komputer tersebut menjadi inspirasi bagi IBM untuk dimanfaatkan oleh perusahaan teknologi komputer ternama tersebut.

Di kalangan para ilmuwan, nama besar Kurzweil disebut sebagai pengganti Thomas Edison. Belum cukup sampai di situ,majalah ekonomi ternama Amerika Serikat Forbesmenjuluki Kurzweil sebagai “mesin pemikir terdahsyat”. Harian The Wall Street Journal pun menyebut Kurzweil sebagai “sang jenius yang selalu gelisah”. Tak bisa disangkal bahwa dia pun dengan mudah meraih 12 gelar doktor honoris causa dalam berbagai bidang.

Sumber : Harian SINDO

5 MOBIL MASA DEPAN

5 MOBIL MASA DEPAN

1. Antro Solo



Biasanya dunia otomotif menjadi dunianya Jerman, Amerika dan Jepang. Kali ini beritanya tidak datang dari negara-negara tersebut, melainkan dari Hongaria, sebuah negara yang tidak mempunyai tradisi di bidang otomotif. Konsep yang diusungnya adalah ”green car”.

Antro Solo, nama mobil masa depan ini bekerja dengan campuran tenaga solar, manusia dan elektrik.
Bukan sebuah fenomena baru memang, tapi yang ditawarkannya cukup menarik, yaitu penggunaan bahan bakar yang efisien, dimana satu galonnya (1 galon = 3,785 liter) dapat menempuh jarak hingga 150 mil.

Berbahan serat karbon, Antro Solo mempunyai bobot hanya 270 kg. Bobot yang enteng ini memungkinkan efisiensi bahan bakar menjadi lebih maksimal lagi. Jika biasanya kendaraan hybrid kurang mumpuni dalam hal kecepatan, Antro Solo cukup bisa diandalkan karena mampu berjalan dengan kecepatan hingga 87 mil per jam atau sekitar 140 km/ jam.

Bagian atasnya dipasang panel surya untuk menangkap energi dan menyimpannya di baterai yang dapat digunakan untuk berjalan sejauh 15-25 km. Jika kehabisan tenaga, maka tenaga cadangan akan dikeluarkan. Tenaga itu adalah tenaga manusia. Di bawah jok penumpang disediakan pedal untuk menggerakkan generator mesin. Jika penumpangnya merasa capek dan malas menggenjot pedal, maka mobil ini masih dapat berjalan dengan menggunakan bahan bakar minyak atau ethanol.
Diproduksi massal pada tahun 2012, Antro Solo akan dijual dengan harga sekitar $20.000.

2. EN-V



SHANGHAI - General Motor mengumumkan konsep kendaraan masa depan beroda dua yang dapat berjalan secara otomatis, tanpa perlu dikendarai pengemudinya secara manual.

Mobil yang diberi nama EN-V (kependekan dari Electric Networked-Vehicle) itu, dirancang untuk mengantisipasi kondisi masa depan, sebagai solusi bagi masalah lingkungan, kepadatan jalan raya, serta kecelakaan lalu lintas.

Ini didasarkan pada proyeksi GM di 2030, di mana sekitar 60 persen dari 8 miliar penduduk saat itu tinggal di wilayah urban, sehingga sangat membebani infrastruktur transportasi publik.

"EN-V adalah perpaduan dari elektrifikasi dan konektivitas, yang menyediakan solusi bagi mobilitas urban, karena menawarkan pengalaman berkendara bebas bensin dan emisi, bebas kepadatan dan kecelakan lalu lintas, sekaligus menyediakan kesenangan dan gaya," ujar Kevin Wale, President GM China, seperti diberitakan oleh Computerworld.

Mobil konsep yang dikerjakan oleh GM bekerja sama dengan Shanghai Industry Corporation Group (SAIC) itu dibangun berdasarkan platform purwa rupa yang dikembangkan oleh Segway, sebuah perusahaan yang mengembangkan kendaraan listrik roda dua yang cukup populer di Amerika Serikat

EN-V adalah kendaraan yang mampu dikemudikan secara manual maupun dioperasikan secara otomatis (drive-by-wire). Kendaraan mungil yang ukurannya sekitar sepertiga kendaraan tradisional itu dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS), teknologi komunikasi antar-kendaraan, serta teknologi sensor jarak.

Kendaraan ini juga bisa mengurangi kepadatan lalu lintas, dengan kemampuannya secara otomatis untuk memilih rute tercepat tujuan berdasarkan informasi kepadatan jalan raya yang real-time.

Dengan sensor dan sistem kamera yang dimilikinya, EN-V diklaim dapat memetakan keadaan sekitar dan mampu bereaksi secara cepat untuk mengatasi berbagai rintangan atau perubahan kondisi yang sedang terjadi.

Misalnya saja, bila ada seorang pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang di depan kendaraan, EN-V langsung mengurangi kecepatan ke kondisi yang lebih aman, bahkan mampu berhenti lebih awal dibandingkan dengan kendaraan yang ada saat ini. Ini membuatnya penumpang kendaraan bisa lebih aman dari kecelakaan.

Mobil konsep ini juga dilengkapi dengan sistem komunikasi nirkabel sehingga penumpang kendaraan bisa berkomunikasi dengan teman-teman mereka melalui jejaring sosial, selama di perjalanan.

EN-V didukung sepasang mesin listrik yang masing-masing untuk mengerakkan kedua rodanya. Seperti halnya ponsel, tenaganya dipasok oleh baterai lithium-ion, sehingga sama sekali tak mengeluarkan emisi. Keseimbangan EN-V terjadi karena GM megaplikasi teknologi yang disebut sebagai Dynamic Stabilization.

EN-V yang khusus didesain sebagai kendaraan kota hanya memiliki bobot 500 kg dan panjang hanya 1,5 meter. Dengan kata lain, EN-V tiga kali lebih ringan dan lebih pendek dibanding rata-rata mobil saat ini. Sementara areal parkir yang dibutuhkan untuk sebuah EN-V hanya seperlima dari 10 meter persegi ruang yang dibutuhkan rata-rata mobil-mobil saat ini. Sedangkan waktu untuk parkir bisa dipangkas hingga 90 persen.

Untuk mengisi kembali baterai, pemilik mobil cukup menghubungkan EN-V ke colokan listrik standar seperti yang ada di setiap rumah. Setiap saat baterai diisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer.

Tiga model dari mobil EN-V; yakni EN-V Pride, EN-V Magic, dan EN-V Laugh, akan dipamerkan di Shanghai World Expo 2010, antara 1 Mei-31 Oktober 2010.

Sebelum ini, GM sendiri telah mengembangkan kendaraan yang bisa mengemudikan diri secara otomatis (autonomous vehicle), bersama mahasiswa Universitas Carnegie Mellon AS Pittsburgh yang menghasilkan kendaraan Chevrolet Tahoe alias 'The Boss' pada 2007

3. Peugeot Metromorph



Satu lagi desain kendaraan masa depan dari pabrikan Peugeot, Perancis. Berangkat dari kebutuhan kendaraan ramah energi dan makin terbatasnya lahan parkir kota besar di masa depan maka diciptakanlah konsep mobil unik ini. Kalau Anda pernah lihat film Minority Report-nya Tom Cruise, mungkin Anda tidak akan asing lagi.Didesain oleh Roman Mistiuk,Kendaraan ini untuk dua orang dan joknya bisa berotasi pada suatu sumbu yang menjaga pengendaranya vertikal mengikuti orientasinya.Dua motor listrik in-wheels pada roda-roda depannya mengarahkan kendaraan ini. Dua pintu besar akan terbuka di bagian atasnya untuk keluar masuk. Seperti inikah gadget transportasi di masa depan?

4. Peugeot Ozon



"Ozon" adalah sebuah konsep kendaraan masa depan untuk kontes desain Peugeot. Konsep ini didasarkan pada kata-kata; ekologi, hidup, sederhana, mudah diakses dan menyenangkan. "Ozon" adalah sel bahan bakar hidrogen kendaraan transportasi bertenaga. Roda besar ozon dikendalikan oleh dua motor listrik terpisah oleh sel bahan bakar. "Ozon" dengan glassses semi transparan. Ia menawarkan volume interior yang besar dan tampilan eksterior. Pintu slide kaca besar 360 derajat ke dalam tubuh yang simetris logam. Motor dikendalikan dengan panel joystick di dasbor.

5. Evergreen Electric



Walaupun mobil ini dibuat tahun 2004, mobil ini memiliki teknology yang sangat canggih, mulai dari GPS, autopilot, dll. Roda dari mobil ini menyerupai ROLL yang ada dalam mouse, sehingga memungkinkan mobil ini untuk berputar 360 derajat. Mobil ini belumdiproduksi untuk umum karena mobil ini memakan biaya produksi yang cukup mahal.

Selain itu saat ini juga sedang dirancang kendaraan sehat bebas polusi yang ramah lingkungan. Kendaraan ini bernama Evergreen Electric. Kendaraan ini masih dalam tahap perancangan. Kendaraan ini menggunakan tenaga listrik sehingga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi. Selain itu kendaraan ini juga hemat energi.

Jika sekarang saja para ilmuwan sudah berpikir untuk menciptakan teknologi demikian di masa depan, penulis perkirakan dunia di masa depan akan menjadi lebih mudah dan praktis.

Segala sesuatu nya diprediksi akan menjadi lebih kecil dan flexible. Selain itu akan lebih hemat energi juga mempunyai multifungsi. Mungkin dimasa depan akan banyak sistem yang dapat bekerja sendiri. Gadget yang diciptakan pun pasti akan menjadi solusi dari permasalahan yang ada saat ini.

Sebagai contoh mengahadapi permasalahan kemacetan, mungkin di masa depan akan diciptakan suatu kendaraan yang ramah lingkungan, hemat energi juga dapat memecahkan persoalan kemacetan. Mungkin sepeda seperti yang penulis ulas di atas dapat menjadi jawabannya. Atau mungkin, jika diijinkan untuk sedikit berimajinasi, akan tercipta kendaraan yang bisa terbang sehingga kita bisa terhindar dari kemacetan.



source : www.kaskus.us